Sunday, February 17, 2019

Dunia bayang-bayang: the story of the caveman

Dunia bayang-bayang: the story of the caveman

Socrates menjadi persoalan yang amat pelik bagi sejarawa. Ada banyak tokoh yang mengenai dia bisadipasikan hanya sedikit yang dapat diketahui, dan ada toko lain yang mengenai dia bisa dipastikan bahwa banyak segi yangdapat diketahui; namun perihal socrates ini tidak dapat dipastikan bahwa kita hanya mengetahui sedikit atau banyak tentang dirinya. Tak diasingkan bahwa ia adalah warga Athena yang sedang- sedang saja keadaannya, dan banyak menghabiskan waktunya untuk berdebat serta mengajar filsafat kepada anak- anak muda, namun bukan untuk mendapatkan bayaran sebagaimana kaum sofis.

Tak diragukan pula bahwa ia adalah tokoh terkenaldi Athena, sebagai digambarkan Aristhopenes dalam The Clouds.Dua murid Socrates, yakni Xenophon dan Plato, banyak menulis tentang dia namun apa yang mereka tulis sangatberlainan.Bahkan bila keduannya mengatkan sesuatu yang sama, Burnet menilai bahwa Xenophon hanya mengekor plato. Dan bila apa yang mereka cerikan saling berdeda, maka sejumlah kalangan mempercayai yang satu dan kalangan lain mempercayai satu lagi, dan sisanya tak mempercayai keduannya.

Kaum sofis yang dikenal dengan kemahirannya dalam olah penggunaan bahasa terutama melalui retoriknya, senantiasa aktif mengembangkan dan mengangkat masalah-masalah filsafat untuk diperdebatkan secara kritis. Kamu sofis inilah yang membawa perubahan terhadap corak pemikiran dilsafat Yunani yang semula terarah pada kosmos menjadi rearah pada teori pengethuan dan etika.

Menurut Socrates ada kebenaran obyektif yang tidak bergantung kepada satu atau kita. Untuk mencapai kebenaran obyektif menggunakan metode dialektika yang berarti bercakap-cakap atau dialog.

Dari metode dialektiknya ia menemukan dan penemuan metode yang lain induksi dan definisi. Ia menggunakan istilah induksi manakala pemikiran bertolak dari pengetahuan yang khusus, lalu menyimpulkannya dengan pengertian yang umum. Pengertian yang umum diperoleh dari mengambil sifat-sifat yang sama (umum) dari masing-masing kasus khusus dan ciri-ciri khusus yang tidak disetujui bersama adalah disisihkan. Ciri umum tersebut dinamakan ciri esensi dan semua ciri khusus itu dinamakan ciri eksistensi. Suatu definisi disebut dengan menyebutkan semua ciri esensi suatu obyek dengan menyisihkan semua ciri eksistensinya. Demikianlah jalan untuk memperoleh definisi tentang suatu persoalan.Socrates berpendapat bahwa ajaran dan kehidupan adalah satu dan tak dapat di pisahkan satu dengan yang lain. Oleh karena itu, dasar dari segala penelitian dan pembahasan adalah pengujian diri sendiri. Bagi secrotes, pengetahuan yang sangat berharga adalah pengetahuan tentang diri sendiri.

Socrates dengan pemikiran filsafatnya untuk menyelidiki manusia secara keseluruhan, yaiitu dengan menghargai nilai-niai jasmaniah dan rohania yang keduanya tidak dapat di pisahkan karena denga keterkaitan kedua hal tersebut banyak nilai yang dihasilkan.
.

No comments:

Post a Comment